Vajrakilaya - Dorje Phurba
Mantra Panjang:
Mandarin :
OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SAERWA. BI JIA NIAN. BANG. HUM PEI.
Tibet :
Om Benza Kilikilaya Sarva Bhiganen Bham Hung Phet
Sansekerta :
Om Vajra Kilikilaya Sarva Viganen V am Hum Phat
Mantra Pendek:
Mandarin :
Om Puba Duojie Hum Pei
Tibet :
Om Phurba Dorje Hung Phet
CERAMAH TRANSMISI SADHANA OLEH DHARMARAJA LIAN SHENG
(
Sadhana Vajrakilaya Mudah Kontak Yoga, Menaklukkan Semua Makhluk Halus dan Rintangan Kerisauan)
23 Oktober 2011 -- Rainbow Temple
Pertama-tama
kita sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa
Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala,
sembah sujud pada Vajrakilaya, Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya,
Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat
se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung kita hari ini
adalah yang terhormat Dubes Liao dan istri, selain itu, akuntan kita
Mrs. Teressa and husband, tadi masih ada seorang tamu agung, selamat
datang.
Hari ini kita mengadakan homa Vajrakilaya. Homa
Vajrakilaya belum pernah diadakan baik di Rainbow Temple maupun vihara
mana pun, ini pertama kali mengadakan Vajrakilaya. Sebenarnya, Kilaya
adalah Vajrakila. Di dalam Tantra, banyak manfaat dari Vajrakila, Ia
juga digunakan dalam sadhana. Vajrakilaya boleh dikatakan adalah bagian
pertama dari Sadhana Vajra, di bumi Tibet, banyak orang begitu mulai
sudah belajar Sadhana Vajrakilaya, karena Ia adalah sesosok Vajra
Vidyaraja yang sangat dahsyat di antara para dewa Dharmapala.
Ia
berkepala 3 dan berlengan 6, agak mirip Pangeran Ketiga Nazha dari
China, sekali menjelma bisa menjelma menjadi berkepala tiga dan
berlengan enam, Vajrakilaya itu sendiri berkepala tiga, berlengan enam,
sebenarnya, gambarupang-Nya mudah dikenali, gambarupang yang terpenting,
Ia memiliki sayap, Anda melihat di dalam gambarupang-Nya ada sayap,
kurang lebih adalah Vajrakilaya. Saya ingat masih ada satu yidam lagi
yang memiliki sayap, hanya ada dua yidam! Letak keistimewaan Vajrakilaya
ada pada sayap-Nya.
(Penjelasan Tambahan: Vajrakilaya
memiliki 3 Kepala melambangkan Tri Kaya Buddha. Memiliki 3 mata di
setiap kepala, melambangkan melihat ketiga waktu. Memiliki 4 taring
melambangkan menghancurkan 4 bentuk kelahiran. Memiliki 6 lengan
melambangkan 6 Paramita. Kedua lengan utama memegang Vajrakila / Phurpa
melambangkan dapat menyingkirkan semua rintangan, baik itu rintangan
luar, dalam, maupun rahasia. Bersatu dengan pasangan melambangkan
kesatuan antara Metode dan PRajna. Memiliki 2 sayap melambangkan 2 sayap
utama dalam Upaya Mencapai Ke Buddha an, yaitu Prajna dan Upaya
Kausalya. 4 Kaki melambangkan praktek untum memperoleh pengikut /
menyeberangan insan luas. Mengenakan pakaian dari kulit manusia
melambagkan telah terbebas dari segala bentuk keserakahan. Mengenakan
pakaian dari kulit harimau, melambangkan sudah terbebas dari segala
bentuk kebencian. Mengenakan pakaian dari kulit gajah, melambangkan
telah terbebas dari segala bentuk kebodohan. Mengenakan kalung dari
untaian 50 kepala manusia, melambangkan telah terbebas dari segala
bentuk dualisme pikiran. Tubuh yang telanjang melambangkan tidak ada
lagi kemelekatan terhadap apa pun.)
Menurut legenda,
Vajrakilaya ternyata adalah sesosok raja setan mahabala dari semua
kuburan di bumi Tibet. Bicara tentang setan, bicara tentang dewa,
sebenarnya, dewa dan setan tidak jauh beda. China banyak dewa, manusia
setelah meninggal dunia disebut dewa. Setan belum tentu tidak baik, aneh
sekali, ada umat begitu dengar ini setan, semua berkata, "Saya tidak
mau tekuni lagi!" Mengapa? Karena jika ditekuni, setan pun datang! Anda
kira setan itu tidak baik, di mata Mahaguru, tidak ada yang tidak baik,
asalkan setan memiliki pandangan benar; setan itu baik, Ia memiliki
kekuatan, Ia adalah dewa. Setan yang memiliki kekuatan besar disebut
dewa, kekuatan kecil disebut setan. Banyak paranormal, semua orang
mengira mereka hebat, bisa meramal karma tiga kehidupan, bisa mengetahu
kehidupan lampau dan kehidupan yang akan datang. Sebenarnya "roh" adalah
makhluk halus, mereka sekedar berkomunikasi dengan makhluk halus. Apa
yang paling mudah kontak yoga? Yaitu setan, Anda paling mudah kontak
yoga dengan setan, karena Ia paling dekat dengan kita. Jadi, jangan kira
paranormal sangat mulia, Ia sekedar lebih dekat dengan setan saja,
setan memberitahu mereka banyak hal dan sangat tepat, Anda pun akan
mengira, luar biasa, mereka adalah juru bicara Buddha Bodhisattva.
Sebenarnya, mereka tidak mampu berkomunikasi dengan Buddha Bodhisattva.
Untuk
menjadi juru bicara Buddha Bodhisattva. Satu kalimat di dalam Sutra
Satya Buddha, perbuatan bersih, ucapan bersih, pikiran bersih, maka,
Anda bisa saling kontak yoga dengan Bodhisattva, Arahat, bahkan Buddha
tingkat tinggi. Anda tidak mencapai kesucian perbuatan, ucapan, dan
pikiran, yang datang mutlak bukan Buddha, bukan Bodhisattva, bukan
Arahat, bukan Pratyeka, bukan 4 alam suci, pasti makhluk halus saja.
Jadi, bicara tentang paranormal, sebenarnya, makhluk halus suka sekali
menyamar menjadi Avalokitesvara, menyamar menjadi Dewi Matsu, atau
menyamar menjadi Tuhan, menyamar menjadi Yesus, menyamar menjadi Buddha
Sakyamuni. Begitu sarira kita dikeluarkan, semua orang mengatakan itu
milik Buddha Sakyamuni. Oh, Tuhan! Kalau begitu, sarira yang dihasilkan
Buddha Sakyamuni luar biasa sekali, digabungkan pun tidak cukup dimuat
di sepanjang kereta api, setiap biji adalah sarira Buddha Sakyamuni,
sebenarnya, tidak sebanyak itu. Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala,
Dakini, para dewa, orang biasa sedang kontak yoga, kecuali Anda
benar-benar mencapai kesucian perbuatan, ucapan, dan pikiran, Anda baru
dapat komunikasi dengan para dewa tingkat tinggi, umumnya, hanya
komunikasi tingkat rendah dengan manusia. Jadi, paranormal itu bukan
apa-apa, mereka hanya berkomunikasi dengan makhluk halus tingkat rendah
saja.
Vajrakilaya adalah Raja Setan Mahabala, di bumi
Tibet, Ia telah mencelakai banyak orang, memangsa banyak orang, begitu
Ia terbang keluar, menggigit sesuatu lalu dimakan. Oleh karena itu, yang
hidup maupun mati di kuburan, semua dimakan oleh-Nya; di bumi Tibet, Ia
telah mencelakai banyak orang. Pemimpin Tantra Vajrasattva melihat
kondisi ini, Ia pun menjelma persis seperti tubuh-Nya, juga bersayap,
juga berkepala tiga berlengan enam, yaitu titisan Vajrasattva,
Vajrasattva turun menaklukkan Setan Mahabala Vajrakilaya, setelah Ia
ditaklukkan, berubah menjadi Dewa Dharmapala Tantra, Dewa Dharmapala
adalah Vajrakilaya, karena Ia ditaklukkan oleh Vajrakilaya jelmaan
Vajrasattva. Jadi, di dalam Vajrakilaya ada kekuatan Vajrasattva dan
kekuatan Raja Setan Mahabala-Nya, sehingga berubah menjadi Dewa
Dharmapala Agama Buddha.
(Penjelasan Tambahan: Legenda
yang mengatakan bahwa Vajrakilaya adalah Raja setan Maha Bala yang
sangat ganas di Bumi Tibet dan ditakhlukan oleh Vajrakilaya manifestasi
Vajrasatava sebenarnya merupakan simbol. SAdhana dari VAjrakilaya ini
bersumber dari Terma (Harta terpendam yang berupa Ajaran) dari Guru
PAdmasambhava, Vajrakilaya sendiri meruakan Tubuh Cakra Pengajaran dari
Vajrasatva. Di dalam legenda Vajrakilaya manifestasi Vajrasatva
menaklukkan Vajrakilaya Raja Setan Maha Bala, ini bermakna kesadaran
Anutara memasuki Kesadaran rendah. Vajrakilaya awalnya adalah Raja Setan
Maha Bala yang ganas di dalam Legenda ini merupakan simbol bahwa kita
sebagai Sadhaka memiliki kualitas Raja setan atau bahkan kualitas hewan
(Kualitas yang sangat rendah / buruk) hal ini disebabkan karena kita
masih belum dapat mengalahkan 5 racun batin di dalam diri kita.
Vajrakilaya manifestasi Vajrasatva menakhlukkan Vajrakilaya Raja Setan
Maha Bala merupakan simbol kita sebagai Sadhaka yang belum dapat
menakhlukan 5 racun batin di dalam diri kita, dengan menekuni Sadhana
Vajrakilaya yang merupakan Tubuh Cakra Pengajaran dari Vajrasatva, maka
akan dapat menakhlukkan kelima racun batin di dalam diri kita dan
mengubahnya menjadi 5 Prajna, pada akhirnya kita juga dapat
merealisasikan Kualitas Sejati dari Vajrakilaya, yang sebenarnya
merupakan kualitas dari Vajrasatva sendiri.)
Saya
mengajari Anda mudra, karena mudra Vajrakilaya di bumi Tibet sangat
jarang, ini adalah rangkap luar, jari tengah tegak, seperti Vajrakila.
Mantra-Nya "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM
PEI." Raja Setan Mahabala ini sangat hebat. Lain kali, Anda bertemu
setan, tidak suka Anda, maka, bentuklah mudra ini, "OM. BIE ZHA. JI LI
JI LA YA. SARWA ...." Belum selesai dijapa, Anda sudah dimakan. Anda
tidak ingat yang panjang, Ia juga ada mantra pendek, "OM. PU BA. DUO
JIE. HUM PEI." Ini sangat pendek, Anda bisa mengingatnya. Melihat setan,
Anda bentuk mudra ini, "OM .PU BA. DUO JIE. HUM PEI." Ia pun
menghilang. Ini justru setan pukul setan, Vajrakilaya adalah Raja Setan
Mahabala, Ia memiliki Dharmabala Vajrasattva, dahsyat mandraguna,
menjadi Dewa Dharmapala Agama Buddha dan Agama Tantra.
Setiap
kali kita bersadhana, harus menekuni sekali Sadhana Vajra, atau Sadhana
Yidam, harus ada 3 faktor utama, pertama adalah visualisasi yidam yang
satu ini, wujud yidam yang satu ini mesti Anda visualisasikan; kedua
adalah mudra, ketika Anda visualisasi, Anda harus membentuk mudra, boleh
rangkap dalam maupun rangkap luar, rangkap dalam adalah demikian, hanya
saja, Vajrakila ini adalah tegak, sangat lancip. Rangkap luar juga
boleh, juga sama. Inilah mudra Vajrakilaya, ada mudra dan visualisasi,
kemudian ada sebuah mantra "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE
NIAN. BANG. HUM PEI." Ketiga faktor penting ini digabungkan bisa menjadi
sebuah tataara, Anda berlatih berdasarkan metode visualisasi, japa
mantra, memasuki samadhi, lebih dulu visualisasi, kemudian japa mantra,
memasuki samadhi, Vajrakilaya pun sangat mudah turun dan kontak yoga
dengan Anda. Asalkan Anda menjadikannya sebagai Dharmapala, semua setan
akan takut pada Anda; asalkan Anda kontak yoga dengan Vajrakilaya, Anda
datang ke rumah paranormal, mengundangnya berkomunikasi dengan roh,
akhirnya Ia berkomunikasi dengan roh, yang datang adalah setan palsu,
setan asli sedari awal tidak datang. Karena Ia adalah raja setan! Semua
setan pun takut pada-Nya. Anda datang ke kasino, di dalam kasino ada
banyak setan judi yang didatangkan oleh orang pintar. Asalkan
Vajrakilaya kontak yoga dengan Anda, Anda masuk ke kasino, Anda akan
mendapatkan berapa pun yang Anda inginkan.
Mahaguru
tidak pernah berjudi, namun, saya punya dadu. Hari itu, saya sedang
mengocok dadu, dikocok sebentar lalu ditaruh di atas meja, saya teriak
"lima", begitu dibuka adalah "lima"; dikocok lagi sebentar, ditaruh,
saya berkata "dua", dibuka adalah "dua"; dikocok lagi, lalu ditaruh,
saya berkata "enam"", begitu dibuka adalah "enam". Saat dikocok sangat
nyaman, Gurudhara dan cucu saya Lu Jun masuk, "Kakek! What's that?" Anda
sedang main apa? Benda apa ini! Saya berkata, ini adalah dadu. Ia
bengong mendengarnya, karena ia tidak mengerti mandarin. Saya jelaskan
padanya bahwa di dalamnya ada number, bagaimana pun kakek mengocok, ia
akan muncul angka sesuai yang saya katakan. Saya kocok sebentar lalu
taruh, saya suruh Lu Jun tebak, di dalam ada angka berapa, kemudian,
Gurudhara juga tebak satu, satya juga tebak satu, mereka tebak "empat"
atau "lima", saya berkata "dua", begitu dibuka adalah "dua". Gurudhara
mata minus, ia berkata, "Benarkah dua?" Saya geser untuk diperlihatkan
padanya, begitu ia lihat, memang dua, sampai akhirnya, tebakan mereka
baru benar, tebak 4 kali baru tepat sekali. Saya tebak sangat tepat!
Mengapa?
Di tempat Guru Thubten Dhargye, pertama kali
bertemu, Ia memberikan saya sebuah Vajra Ekasula 3 sisi, yaitu
Vajrakilaya. Saya bawa pulang Vajrakilaya, ditancap di atas ember beras,
saya terus-menerus menekuni Sadhana Vajrakilaya. Setelah kontak yoga,
saya pergi ke Las Vegas bersama beberapa Big Mama, sebenarnya kita tidak
berjudi, namun, hari itu kebetulan mau menonton pertunjukan, berdiri di
depan pintu kasino menunggu mobil, mobil belum datang, beberapa Big
Mama mengatakan mari kita berjudi sekali saja! Baik! Berjudi sekali saja
ya sekali saja. Saya tidak berjudi, keempat Big Mama, saya bediri di
belakang japa Vajrakilaya. "OM. BIE ZHA. JI LI JI LA YA. SARWA. BI QIE
NIAN. BANG. HUM PEI." "OM. PU BA. DUO JIE. HUM PEI." Setelah japa, semua
setan judi yang dipelihara di kasino kabur semua, tersisa Raja Setan
Mahabala Vajrakilaya kita di sana, begitu membentangkan sayap mengitari
seluruh kasino. Keempat big mama berdiri di sana, begitu kartu dibagi,
menang sekali, menang dua kali, menang tiga kali, menang empat kali,
menang lima kali, setiap kali selalu menang, menang sampai petugas
pembagi kartu diganti sampai kurang lebih 5-6 orang. Semua manajer
kasino mengerumuni, semua orang melihat pada kami, keempat big mama
histeris, terus histeris, biasanya suara mereka sangat keras, hari itu
lebih keras lagi. Semua pengunjung kasino, semua melihat meja kami,
manajer kasino sangat panik, semua datang, malah pembagi kartu
berturut-turut diganti beberapa orang, yang ini tidak bisa, ganti lagi
yang lain. Mobil yang mengantar kami menonton pertunjukan datang, naik
mobil, langsung jalan. Vajrakilaya memang demikian, ketiga big mama
menjadi saksi, hari itu pembagi kartu diganti beberapa orang, tidak ada
satu pun yang bisa, mereka kira ada setan pada diri mereka, ganti setan
pembagi kartu yang lain, diusir oleh Vajrakilaya, berturut-turut datang
beberapa setan, semua dimakan oleh Vajrakilaya. Bagaimana mereka bisa
menang? Setiap kali kita meneriakkan kartu, datang satu K tua, begitu
dibuka menang, bandar terus-menerus kalah, kalah oleh big mama. Hari itu
menang berapa? Saya belum membuat perhitungan dengan kalian, bukan saya
yang main, mereka keempat big mama yang main!
Apa
manfaat melatih Vajrakilaya? Ini sudah luar biasa! Dharmapala selalu
mengikuti Anda ke mana pun Anda pergi. Asalkan Anda kontak yoga
dengan-Nya, Vajrakilaya ini lebih mudah kontak yoga; ada satu yidam
lagi, tidak boleh ditekuni di bumi Tibet, dilarang, ada dua kubu, satu
kubu tekuni, satu kubu lagi melarang. Kubu yang melarang ini mengira,
yidam yang satu ini walaupun memiliki kekuatan mahadahsyat, namun, bisa
mempengaruhi Dharma yang benar, satu kubu lagi menyarankan untuk
menekuni, Ia suka mahadahsyat, yidam yang satu itu disebut Dorje
Shugden. Kubu Dalai Lama melarang menekuni Dorje Shugden; kubu satu lagi
menyarankan untuk menekuni Dorje Shugden. Sebenarnya, Dorje Shugden dan
Vajrakilaya, asalkan Anda berhasil mencapai salah satu dari kedua yidam
ini, Anda pun memiliki kekuatan mahadahsyat, mau naik jabatan langsung
naik jabatan, asalkan Anda japa mantra ini "OM. BIE ZHE. JI LI JI LA YA.
SARWA. BI QIE NIAN. BANG. HUM PEI." Saya mau naik jabatan jadi manajer,
saya mau naik jabatan jadi GM, saya mau naik jabatan jadi direktur, HUM
PEI". Asalkan Anda kontak yoga, sekali japa, Anda pun menjadi kepala,
jadi, yidam yang satu ini memiliki kekuatan Mahabala. Di tangan Mahaguru
ada sesosok Raja Setan, disebut Raja Setan Ceria. Vajrakilaya juga
merupakan raja setan. Vajrakilaya adalah Raja Setan Mahabala, Ia
menaklukkan semua setan jahat, semua setan yang tidak baik, semua musuh
dan penagih utang tidak dapat menghampiri, apapun yang dimohon akan
terkabulkan. Kali ini, saya meliaht semua orang secepatnya berlatih
Vajrakilaya! Kita minta TBF segera menuliskan tatacara Sadhana
Vajrakilaya, agar kita semua bisa tekuni.
Ingat!
Vajrakilaya terutama untuk menaklukkan, karena Ia memiliki Dharmabala
Vajrasattva, jadi, Ia sama-sama mampu tolak bala, mampu meningkatkan
kemakmuran, mampu cinta kasih, mampu menaklukkan; Vajrasattva juga bisa
menjemput makhluk akhirat terlahir ke Buddhaloka yang suci, juga mampu
menyembuhkan penyakit insan, Ia memiliki kemampuan demikian.
Kita
belajar Tantra harus tahu, jangan serakah. Jangan hari ini dikatakan
bahwa Vajrakilaya begitu bagus, semua orang penasaran, mau ke kasino,
lebih baik jangan. Lebih baik melatih diri berdasarkan tatacara yang
benar, tekuni sadhana yang Anda fokus, karena melatih diri mutlak bukan
urusan setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, atau lima tahun,
melainkan urusan seumur hidup. Saya sendiri bersadhana lebih dari 40
tahun, yang pertama kontak yoga adalah Yaochi Jinmu, dengan adanya
kontak yoga yang pertama, selanjutnya mudah sekali kontak yoga dengan
para yidam. Oleh karena itu, yang terpenting Anda lebih dulu kontak yoga
dengan yidam sendiri, selanjutnya menekuni Vajrakilaya, pasti akan
kontak yoga.
Pekerjaan rumah kita harus dikerjakan
dengan baik, harus tekun, malah harus konsisten. Melatih diri adalah
urusan seumur hidup, bukan beberapa tahun, bukan tiga tahun, Anda mutlak
mahir, bukan. Banyak orang melatih diri beberapa bulan, tidak kontak
yoga, Ia tidak melatih diri lagi. Tidak semudah itu. Tahukah Anda kisah
Virupa (Tib: Biwarpa)? Virupa melatih diri bertahun-tahun tidak kontak
yoga, pada akhirnya membuang japamala ke toilet, tidak melatih diri
lagi. Malamnya, saat tidur, dakini datang memberitahu-Nya, "Anda sudah
hampir kontak yoga, mengapa Anda buang japamala?" Begitu Ia bangun,
segera ke toilet mencari japamala, segera cuci dan semprot parfum,
akhirnya Ia pun mencapai kontak yoga. Virupa menjadi Mahasiddha Tantra,
bukan tiga tahun, lima tahun, paling tidak 20 tahun. Yang terpenting
apakah kita punya konsistensi tersebut. Seperti tadi malam menjelaskan
Sadhana Air Sakti, Anda kira ajaran Mahaguru sangat bagus, lain kali
saya awet muda, setelah dilatih sebulan, melihat cermin, begitu dilihat,
masih "nenek"! Oh, Tuhan! Bukan berarti sebulan saja sudah mahir,
Mahaguru sudah menekuni bertahun-tahun masih wajah tua, harus lanjut,
konsisten, boleh menyembuhkan penyakit dalam tubuh Anda, ia sendiri
adalah obat, pil, "Yu Ye Huan Dan", setiap hari Anda melatih diri
seperti ini, sepuluh tahun, dua puluh tahun, mengembalikan wajah asli
diri sendiri, disebut "Huan Dan".
Pekerjaan rumah kita
tidak boleh sebentar bagus, sebentar buruk, setiap hari harus dilakukan
terus-menerus. Di sini ada sebuah cerita lucu, guru bertanya, "Xiaoming,
akhir-akhir ini pekerjaan rumah kamu bagus, mengapa bisa demikian?"
Xiaoming berkata, "Ini semua jasa polisi razia tempat prostitusi." "Apa
hubungan antara polisi razia tempat prostitusi dengan pekerjaan
rumahmu?" Xiaoming berkata, "Ayah saya malamnya tidak ada tempat untuk
dikunjungi, lebih baik di rumah memperhatikan saya mengerjakan pekerjaan
rumah." Kita mengerjakan pekerjaan rumah, Tantra adalah ketrampilan,
sama dengan pekerjaan rumah, setiap hari harus dikerjakan, setiap hari
harus dikerjakan dengan baik, tidak peduli Anda mencapai kontak yoga
atau tidak, Anda terus-menerus kerjakan, Bodhisattva Avalokitesvara
paling welas asih, Ia melihat Anda begitu tekun dan gigih, saya tidak
percaya Beliau tidak memberikan Anda kontak yoga, pasti kontak yoga.
Bodhisattva
Mahapratisara, Anda memohon kontak yoga dengan-Nya, setiap hari tetap
tekun mengerjakan pekerjaan rumah, dalam waktu yang singkat Ia akan
kontak yoga dengan Anda. Vajrakilaya, setiap hari Anda japa mantra-Nya,
membayangkan-Nya, memasuki samadhi-Nya; visualisasi Dia, membayangkan
Dia datang, memasuki tubuh Anda, Anda sendiri berubah menjadi
Vajrakilaya, setiap hari membayangkan-Nya. Saya juga sama, setiap hari
membayangkan Guru Akar saya, membayangkan yidam saya, membayangkan
Dharmapala saya, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, setiap detik,
setiap menit, setiap hari membayangkan, setiap tahun, setiap bulan,
setiap hari, setiap saat, setiap menit, membayangkan Yidam, Guru, dan
Dharmapala Anda, kekuatan pikiran Anda keluar, Ia pun datang, inilah
ketrampilan. Diasah terus! Batangan baja diasah menjadi jarum sulam,
melatih diri benar-benar adalah batangan baja diasah menjadi jarum,
dengan demikian, baru manjur. Bukan dikatakan, hari ini pekerjaan rumah
saya bagus, besok pekerjaan rumah saya tidak bagus, lusa malas lagi dan
tidak mengerjakan. Melatih Sadhana Air Sakti juga sama, kita menekuni
Vajrakilaya juga sama, melatih pada akhirnya kontak yoga berantai dengan
Guru, Yidam, Dharmapala. Sejak itu, melanglang buana dan tidak ada yang
bisa menandingi.
Kita mengatakan melanglang buana. Ada
sepasang kekasih di Wanchai berdebat mau ke arah Causeway Bay, si pria
berkata, "Seharusnya ke arah timur", si wanita bersikukuh, "Ke barat".
Kebetulan bertemu seorang teman, sehingga memintanya membuat sebuah
arbitrasi, "Dari Wanchai ke Causeway Bay itu ke timur atau ke barat?" Si
pria berkata, "Jika Anda mau ke Causeway Bay, memang benar ke arah
timur. Jika Anda mau teman wanita Anda, maka harus ke barat." Menurut
saya, maksud dari cerita lucu ini adalah, asalkan Anda menenangkan hati
Anda, Anda pilih yidam mana menjadi yidam Anda, menjadi Dharmapala Anda,
setelah Anda tentukan, maka jangan diubah lagi. Kecuali, ia adalah
teman wanita Anda, Anda mau teman wanita Anda, tentu harus mengikutinya,
Anda tidak boleh bersikukuh. Namun, kita dalam melatih diri harus
bersikukuh, Guru Anda, Yidam Anda, Dharmapala Anda, adalah dasar kita
dalam melatih diri, satu adalah dasar pemberkatan, satu adalah dasar ke
alam suci-Nya, satu adalah dasar yang mendukung Anda. Guru adalah akar
pemberkatan, Yidam adalah akar melatih diri, Dharmapala adalah akar yang
mendukung usaha Anda, ini sangat penting, disebut tiga akar.
Kita
tidak boleh mendua. Anda mengatakan Anda ingin menekuni 2 yidam, jika
berjodoh, Anda memang boleh menekuni 2 yidam. Mahaguru memiliki 3 yidam,
Dharmapala yang terutama Mahaguru adalah Yamantaka. Kalau begitu, yidam
saya yang terutama, guru yang terutama ada 4 orang, yaitu yang selalu
saya japa "Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa XVI, Guru
Thubten Dhargye". Bagaimana pun juga, Guru adalah akar. Banyak orang
mengira Guru tidak ada kekurangan, semua manusia memiliki kekurangan.
Setelah Anda melihat kekurangan Mahaguru, Anda pun mengatakan, "Saya
tidak mau lagi, guru ini ada kekurangan." Guru bukan Kongzi, bukan
suciwan, guru sedang melatih diri, sebagai seorang manusia pasti
memiliki kekurangan, namun, Anda melihat kekurangan guru, Anda jangan
meniru kekurangannya, Anda tiru kelebihannya. Siapa dapat menandingi
semangat Mahaguru, mengapa Anda tidak meniru semangat saya? Mengapa Anda
tidak belajar dari saya? Saya telah menulis 225 buku! Saya setiap hari
melatih diri, pekerjaan rumah setiap hari saya selesaikan. Anda dapat
belajar teknik ketekunan saya. Teknik bersabar saya juga lumayan! Saya
masih ada Sheng-yen Lu Foundation, khusus melakukan usaha Bodhi!
Berdana! Mahaguru sendiri juga menaati sila! Anda lihat kapan saya
pernah merokok? Kapan pernah minum minuman keras? Saya juga menaati
sila! Saya sendiri memang kurang bijak, kebijaksanaan Mahaguru memang
tidak tinggi, namun, saya hanya menulis 225 buku saja! Masih terus
menulis. Saya tidak berani mengatakan betapa tingginya kebijaksanaan
saya! Kekuatan meditasi Mahaguru juga lumayan. Anda belajar seperti ini,
maka Anda tidak akan meniru kekurangan saya yang lain.
Mahaguru
memang ada satu hal, Mahaguru hingga sekarang masih warga negara yang
baik, hanya saja saya bukan pemuda tidak baik, juga bukan manula tidak
baik, saya adalah manula yang sangat baik, saya tidak pernah melanggar
hukum! Bahkan menyetir pun saya sangat taat peraturan, tidak menyalib
mobil, tidak menyetir dalam kecepatan tinggi, tidak melanggar tata
tertib lalu lintas. Jadi, hingga sekarang, saya tidak pernah ditilang,
sangat standar! Mana yang tidak baik!
Anak berkata pada
ayah, "Guru berkata, ayah pukul anak juga melanggar hukum." Ayah
berkata, "Bodoh! Yang dimaksud oleh guru adalah hukum negara, saya pukul
kamu dengan hukum keluarga." Saat saya muda, sering dipukul ayah saya,
ia menggunakan hukum keluarga, saya tidak berdaya, juga tidak langgar
hukum. Namun, ia memiliki hukum keluarganya, saya memiliki hukum
keluarga saya. Hukum keluarga saya adalah "tidak pernah pukul anak".
Hukum keluarga kami beda, ayah saya sekrang juga berubah menjadi seorang
manula yang sangat ramah, kelak ia juga bisa terlahir di alam suci,
karena ibu saya akan menjemputnya.
Pemikiran setiap
orang berbeda-beda. Oleh karena itu, kalian menekuni yidam yang mana,
kalian pilih sendiri. Vajrakilaya mudah kontak yoga. Ada sebuah cerita
lucu, karena setiap orang memiliki sisi masing-masing, kita orang Taiwan
mengatakan "semacam beras memelihara seratus macam manusia", oleh
karena itu, kita dalam aspek melatih diri tentu saja beda. Namun,
asalkan Anda menekuni Buddhadharma, Anda menuruti pandangan benar dari
Sadparamita, kelak hasil yang Anda capai akan sama.
Ada
sekawanan pria sedang minum minuman keras, ada seorang tiba-tiba punya
ide cemerlang, ingin mengirim sms kepada istri sendiri. Ia menulis 3
kata "saya cinta kamu", lihat bagaimana reaksi mereka. Alhasil, istri
pria berumur 20 tahun membalas "saya juga cinta kamu"; wanita umur 30
tahun membalas, "Apakah kamu kebanyakan minum?" Wanita umur 40 tahun
membalas, "Apakah kamu sakit?" Wanita umur 50 tahun membalas, "Apakah
kamu salah kirim sms, lihat saja nanti kamu pulang bagaimana saya
memberesi kamu!" Wanita umur 60 tahun membalas, "Kamu sudah pensiun,
apakah kamu kurang kerjaan sehingga menjadi gila, mari kita sama-sama
naik gunung!" Wanita umur 70 tahun tidak membalas, ia langsung menelepon
anaknya, "Ayah kamu sakit, cepat bawa dia ke rumah sakit." Wanita umur
80 tahun akan berbicara sendiri, "Aduh! Hari ini suami saya pasti lupa
minum obat Alzheimer."
Cara berpikir setiap orang
berbeda-beda! Kita setiap umat sedang melatih diri, setiap orang
berbeda-beda, namun, yang terpenting adalah memiliki pikiran benar. Anda
mesti memiliki pikiran benar, di dalam Tantra ada 3 pikiran benar yang
paling utama, pertama Anda mesti memiliki "niat meninggalkan
keduniawian", tidak mengharapkan segala duniawi -- meninggalkan
keduniawian; kedua Anda mesti memiliki "Bodhicitta", hati Bodhi; ketiga
Anda mesti memiliki "pandangan benar Madhaymika", dengan demikian baru
tidak akan menyimpang; dengan adanya pikiran benar, maka tidak akan
kerasukan mara. Jika pikiran Anda tidak benar, mudah sekali kerasukan
mara. "Pandangan Benar Madhyamika" yang sesungguhnya sama sekali tidak
ada pikiran. Jika Anda sama sekali tidak ada pikiran, menghentikan semua
pikiran, api tummo Anda dengan sendirinya muncul, bindu dengan
sendirinya turun, nadi tengah juga bisa terbuka, ketiga nadi dan ketujuh
cakra pun bisa terbuka semua, yang satu ini paling penting.
Oleh
karena itu, Laozi berkata, "Anda mendapatkan satu, maka segalanya
lulus." Mendapatkan satu maka berhasil. Karena, Anda hanya memiliki satu
pikiran, Anda sepenuh hati terlahir di Buddhaloka yang suci, maka dapat
terlahir di Buddhaloka yang suci; Anda sepenuh hati mencapai
kebuddhaan, maka bisa mencapai kebuddhaan. Laozi berkata, "Mendapatkan
satu hal, maka segalanya pun lulus." Titik beratnya ada di sini. Oleh
karena itu, Anda semua jangan berkhayal, berpikir terlalu banyak,
berkhayal terlalu banyak, bersadhana tidak akan berhasil, yang
terpenting fokus pada satu sadhana, fokus pada seorang Guru, satu yidam,
satu Dharmapala, kecuali Anda adalah orang berbakat besar, Anda ingin
menyeberangkan insan, Anda harus menekuni banyak sadhana, Anda baru
lakukan, atau kita harus fokus, Anda "mendapatkan satu" maka "segalanya
lulus". Sang Buddha juga bersabda, "Fokus pada satu hal, segalanya
terlaksana."
Hari ini yang terpenting adalah saya
memperkenalkan Vajrakilaya. Kelak, kita ada Sadhana Vajrakilaya.
Ketahuilah, ketika kedua tangan Anda membentuk Vajrakilaya seperti ini,
itulah Vajrakilaya. Ketika tangan Anda ini ditujukan pada diri Anda
sendiri, maka menaklukkan khayalan Anda sendiri; jika ditujukan ke depan
berarti menaklukkan segala kerisauan dan segala rintangan; ketika jari
tengah Anda saling digosok 3 kali, satu panjang satu pendek, satu
panjang satu pendek, satu panjang satu pendek, Vajrakilaya pun turun.
Setiap kali Anda bersadhana, melakukan persembahan, Ia pasti menerima
persembahan Anda. Sama seperti Mahaguru, sekarang Mahaguru setiap kali
melakukan persembahan, sekali diangkat, Ia datang menerima persembahan,
kita langsung tahu. Anda lihat Mahaguru setiap kali makan, pasti sayuran
diangkat untuk melakukan persembahan, Ia datang atau tidak untuk
menerima persembahan saya, saya tahu. Pertama kali datang ke Villa,
diangkat, memohon Ia menerima persembahan, Ia tidak datang. Saya mohon
lagi, tidak mungkin tidak datang, mohon lagi, Ia datang, menerima
persembahan. Ditaruh, saya makan sebentar, sempat termakan kerang,
kerang sudah basi. Jadi, pertama kali Ia tidak datang menerima
persembahan, artinya di dalam sayuran Anda ada masalah, Ia tidak akan
mempermasalahkan makanan itu tidak enak, lantas tidak datang menerima
persembahan, Ia tidak mempermasalahkan. Namun, sayuran memang sudah
basi, Ia tidak mau Anda makan, jadi, Ia pun memberikan petunjuk pada
Anda, "Saya tidak menerima persembahan Anda, sayuran Anda bermasalah."
Oleh karena itu, kerang minggu lalu itu basi, sehingga saya makan, ini
basi, pantas Ia tidak datang menerima persembahan. Ia sudah
memperingatkan Anda. Jadi, bahkan persembahan juga merupakan sadhana.
Kita setiap kali bersadhana pasti melakukan persembahan, ingat! Dengan
persembahan, Ia baru akan datang, persembahan yang sederhana pun boleh;
Anda harus memberikan persembahan yang mewah dan perlihatkan pada-Nya,
akan mengundang semua makhluk halus datang, Anda juga jangan takut,
sadhana makhluk halus bukan tidak baik. Ia mampu membantu Anda berhasil,
berarti baik, Ia tidak mampu membantu Anda berhasil, berarti tidak
baik.
Oleh karena itu, banyak mitos, seperti mantra
penyeberangan tidak boleh dijapa! Mantra penyeberangan justru
menyeberangkan makhluk halus, membantu makhluk halus, tentu saja baik.
Apaan Sadhana Dhumapuja tidak boleh ditekuni! Setan-setan akan datang!
Itu diundang oleh musuh dan penagih utang, setelah menerima persembahan
Anda, berubah pikiran, sebaliknya membantu Anda dan tidak merintangi
Anda, Sadhana Dhumapuja mana mungkin tidak boleh ditekuni? Sadhana
Dhumapuja memang bisa mengundang makhluk halus, namun, yang diundang
musuh dan penagih utang Anda, menerima persembahan asap Anda, Ia pun
balik membantu Anda, itu Dharma yang baik, bukan Dharma yang jahat,
justru harus ditekuni. Oleh karena itu, banyak mitos di luaran, apaan
SUTRA KSITIGARBHA tidak boleh dipanjatkan, makhluk halus dan Raja Setan
yang dipanjatkan di dalam SUTRA KSITIGARBHA, semua akan datang, ada lagi
semua musuh dan penagih utang, semua setan tetangga, semua berkumpul di
dalam rumah Anda mendengarkan Anda memanjatkan SUTRA KSITIGARBHA! Baik
untuk mereka, Mereka suka dengar, sebaliknya bisa membantu Anda, itu
baik. Jangan sekali-kali percaya ucapan orang lain, apaan SUTRA
KSITIGARBHA tidak boleh dipanjatkan, MANTRA PENYEBERANGAN tidak boleh
dipanjatkan, SADHANA DHUMAPUJA tidka boleh ditekuni. Dasar! Jika kita
baik terhadap makhluk halus, Ia balik akan membantu kita! Asalkan kita
baik terhadapnya, memberikan persembahan kepadanya, ia akan datang
membantu kita!
Oleh karena itu, kita menjalin hubungan
baik dengan insan. Di mata Mahaguru tidak ada baik dan jahat, orang
jahat juga orang baik, menyadarkan insan itu tidak mengabaikan seorang
insan pun, tidak boleh mengabaikan orang lain. Bagaimana pun semua itu
baik. Di hati Mahaguru tidak ada yang namanya orang jahat, semua adalah
orang baik; di hati Mahaguru tidak ada setan jahat, setan jahat juga
bisa berubah menjadi setan baik. Dewa malah bercahaya dan bersih, para
dewa juga bercahaya dan bersih, apalagi Buddha Bodhisattva. Oleh karena
itu, hati semua orang jangan membeda-bedakan, dengan demikian, baru bisa
kontak batin dengan Buddha Bodhisattva. Buddha Bodhisattva kontak batin
dengan kita, karena di dalam hati kita seperti selembar kertas putih,
Buddha Bodhisattva mana pun bisa masuk ke dalam hati kita,
perbuatan-ucapan-pikiran kita bersih, Buddha Bodhisattva pun masuk ke
dalam tubuh kita dan kontak yoga dengan kita. Sekian untuk hari ini.
Om Mani Padme Hum.